ENAM ATLET MOCCAK PAKPAK ACEH SINGKIL SIAP BERLAGA DI FIFTY7K INTERNATIONAL OPEN CHAMPIONS 2026 MALAYSIA
Putra-Putri Asli Aceh Singkil Jalani Survey Gelanggang Pertandingan di Shah Alam, Selangor
ACEH SINGKIL — Enam atlet Moccak Pakpak putra dan putri asal Kabupaten Aceh Singkil bersiap membawa nama daerah ke kancah internasional melalui ajang FIFTY7K International Open Champions 2026 yang akan berlangsung di Shah Alam, Selangor, Malaysia.
Sebelum memasuki pertandingan, para atlet bersama pelatih Gunawan Berutu melakukan survey gelanggang pertandingan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi internasional tersebut.
Kehadiran para atlet muda asal Kecamatan Simpang Kanan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga, khususnya pencak silat dan Moccak Pakpak, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi putra-putri Aceh Singkil di tingkat internasional.
Enam atlet yang dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan tersebut berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Simpang Kanan. Mereka terdiri dari atlet kategori pra-dini, dini, pra-remaja hingga remaja dengan kelas pertandingan yang berbeda.
Adapun nama-nama atlet yang akan bertanding adalah sebagai berikut:
1. Enika Latisa Manik
Atlet asal Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, akan turun pada kategori Pra Remaja Kelas E (46–50 kilogram). Enika tercatat sebagai siswi SMA Negeri Unggul Subulussalam.
2. Wahyuni Harefa
Berasal dari Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, Wahyuni akan bertanding pada kategori Pra Remaja Kelas F (50–54 kilogram). Ia merupakan pelajar SMP Negeri 2 Simpang Kanan.
3. Rosita Br Boang Menalu
Atlet asal Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, akan mengikuti kategori Pra Remaja Kelas H (58–62 kilogram). Rosita merupakan pelajar SD Negeri Kuta Batu.
4. Kipidas Manik
Berasal dari Desa Guha, Kecamatan Simpang Kanan, Kipidas akan berlaga pada kategori Remaja Kelas B (43–47 kilogram). Ia merupakan pelajar SMA Negeri 1 Simpang Kanan.
5. Ega Franta Manik
Atlet asal Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Simpang Kanan, akan bertanding pada kategori Pra Dini Kelas D (27–30 kilogram). Ega tercatat sebagai pelajar SDN Kuta Batu.
6. Anindita Fitiya Manik
Berasal dari Lae Ripe, Kecamatan Simpang Kanan, Anindita akan turun pada kategori Dini Kelas G (42–45 kilogram) dan merupakan pelajar SDN Kuta Batu.
Keikutsertaan keenam atlet tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan mereka di tingkat internasional, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam membangun mental bertanding, kedisiplinan, sportivitas, serta kepercayaan diri para atlet muda.
Survey gelanggang pertandingan juga menjadi bagian penting dari persiapan teknis. Dengan mengenal lingkungan dan lokasi pertandingan sebelum bertanding, para atlet diharapkan dapat lebih siap secara mental dan mampu beradaptasi dengan suasana kompetisi.
Di bawah pendampingan Coach Gunawan Berutu, keenam atlet diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
Keberangkatan atlet-atlet muda ini juga membawa semangat masyarakat Aceh Singkil, khususnya keluarga besar dan masyarakat Kecamatan Simpang Kanan. Prestasi yang diraih nantinya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga.
Ajang internasional tersebut sekaligus menjadi panggung bagi putra-putri asli Aceh Singkil untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi atlet muda yang dapat berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih luas.
Semangat dan dukungan pun terus mengalir kepada keenam atlet yang akan membawa nama daerah dalam kompetisi tersebut.
Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk Aceh Singkil.
With Coach Gunawan Berutu.
#MoccakPakpakAcehSingkil
#PencakSilat
#PutraPutriPakpak
#PutraPutriAcehSingkil
#PutraPutriSimpangKanan
#FIFTY7KInternationalOpenChampions2026


